James Riady Bangun Superblok Megah di Bintaro Rp 2,2 Triliun

Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk berencana membangun superblok di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Proyek seluas 260 ribu meter persegi ini akan menelan investasi senilai Rp 2,2 triliun.

Chairman Lippo Group James Riady mengatakan superblok tersebut akan mencakup pembangunan mal megah, hotel berbintang, rumah sakit, sekolah dan family club. James menuturkan konsep superblok terbaru Lippo ini tidak akan berbeda jauh dengan apa yang telah dibangun di Kemang Village.

"Proyeknya Embarcadero, seperti Kemang Village superblok, ada mal, hotel, rumah sakit 3.000 ranjang, dan sekolah untuk 2.000 siswa," kata James saat ditemui di Hotel Aryaduta, Tugu Tani Jakarta, Rabu (10/7/2013).

James mengatakan, untuk membangun kawasan besar tersebut, pihaknya merogoh investasi senilai Rp 2,2 triliun. Mencakup Rp 1,2 triliun untuk pembangunan mal megah seluas 120 ribu meter persegi. Selain itu, akan dibangun juga 4 tower kondominium dengan jumlah 650 unit.

"Dibangun nanti kira-kira bulan September-Oktober (2013) lah," katanya.

James memperkirakan keseluruhan dari superblok tersebut akan rampung dalam 3 tahun ke depan, diperkirakan akhir tahun 2016 keseluruhan proyek di dalam superblok ini akan mulai beroperasi.

"Sekaligus, dalam 3 tahun. Tapi kan bagian-bagian ini bisa buka duluan, rumah sakit bisa akhir tahun depan, sebagian dari mal, September tahun depan sudah bisa dibuka. Sekolah itu tahun 2015, lalu hotelnya 2015 juga," katanya.

James mengatakan, pihaknya antusias untuk membangun proyek di sana karena kawasan Bintaro masih kurang infrastruktur.

"Harus melihat bahwa itu daerah yang padat, elite, tapi infrastrukturnya sangat minim. Ada sekolah internasional, British School, perlu dong rumah sakit, sekolah kita sendiri," katanya.

close detail news
close detail news